Anung Waskito

world in my eyes

Ramen Sanpachi

Posted by Anung Waskito On July - 18 - 2009

ramen-sanpachi-logoSetelah beberapa kali dibujuk rayu oleh review review yang ada di internet, akhirnya I decided to try it my self! Dimulai dari tanya kanan kiri, diketahuilah kalau restoran yang berada di Gedung Kamome ini sebenernya lokasinya susah susah gampang untuk diketemukan.

Kalau dari Jln Jendral Sudirman, lurus terus saja sampai ketemu Blok M Plaza di sebelah kanan anda. Tidak jauh akan ada ada perempatan, Di sana ambil jalur paling kanan dan belok kanan. Perhatikan deretan pertokoan di sebelah kiri anda, cari pelang Starbuck Kafe. Nah, di gedung itulah ramen sanpachi berada.  Lho, kenapa pelang starbuck yang dicari? Sorry to say, ramen sanpachi missed 1 important thing here. They are nearly invisible from the street hehehe.. Ga ada pelang yang benar benar jelas.

Bersama 1 orang partner, saya sampai di lokasinya yang berada di lantai 2 Gedung Kamome. Melangkah masuk ke dalam restoran, aura Jepang sudah mulai terasa. Dengan desain restaurant entrance yang berumbai khas seperti di Jepang sana *According to movies or  manga, I never been there actually :P * dan juga tata letak ruangannya yang efisien sekali kalau tidak mau dibilang sempit :D .

Interiornya ga kalah menarik, meja, kursi, kerai, TV dengan channel Jepang dan pelayan berseragam kebesaran penjual Ramen Jepang lengkap membuat kita serasa travelling to Japan in real. Apalagi sambil nengok kanan kiri, mata menemukan peta subway Jepang. Wah! Sayang ga ada yang ruter Gambir – Shizuoka. The point is, ambience nya dapat! Great point here.

Begitu tempat duduk didapat, the waitress with a blazing speed rushed into our table, ready to take out the order. Tapi mengingat this is my first time, I ask the waitress for the chef recommendation, dan dengan mantap disambut dengan rekomendasi “Jigoku Ramen“. Ok, I order that menu. Ditanyakan kembali, mau level pedas seberapa? Senyumku mengembang mendengar kata “pedas” hehehe.. Level pedas dimulai dari 0 dan maximum adalah 38, dengan catatan, diatas level 10, dicharge Rp.1.000 untuk per level berikutnya. *serasa taxi.. :P * Sang waitress menyarankan di level 3 saja kalau doyan pedas, I agreed to her. ;) Kemdian untuk bakminya, ada pilihan matang atau setengah matang, I like to chew, so.. Setengah Matang it is.. :D

Sang partner in crime yang mulai kebingungan karena recommended menunya sudah saya sikat,  akhirnya memutuskan memesan the next recommended menu, “Tonkotsu Ramen” hehehe..  *sorry yo..* :D . Sebagai side order, saya kalap ngeliat “Charsiuw Slices” dan “Gyoza”. Gyozanya disini unik, ada yang di panggang ada yang digoreng, saya bingung.. jadi saya pesan saja dua duanya hehehe.. :D . Order done!

Eh tapi setelah saya ingat-ingat sepertinya terlupa satu hal, The Drinks! aduh.. koq si waitress juga ga nanya yah? Di tengah kebingungan itu malah tiba tiba datang 2 gelas besar air putih dingin. Ohhh.. ternyata kita dapat free water toh. Sip lah. jadi hemat :p.

5-10 menit berikutnya kita menunggu makanan datang, sambil sok ngerti nonton TV Jepang :P .

sanpachi-jigoku-ramen

Sanpachi Jigoku Ramen

First to come is my “Jigoku Ramen Level 3″. Panas! Merah! BerAroma! Great first impression. Start the ritual, penasaran dengan racikan tangan sang koki, saya cicipi kuahnya tanpa tambahan aditif apapun. Rasa yang didapat adalah pedas yang galak disertai dengan rasa bumbu yang kuat. Wuih, ini baru ramen, paduan bumbunya bercampur apik, rasa dominan berikutnya adalah asin tapi dalam kadar yang tidak membuat lidah berdecap kepayahan.

Sruputan berikutnya adalah untuk nowel si bakmi. Bakmi setengah matang yang saya pesan ternyata emang pas bener buat selera saya, Tidak lodoh, tetap legit dan digigit pun kresss…. ;) . Teksturenya very nice. So.. The rumour is true indeed. Jigoku Ramen layak jadi makanan yang ramai dibicarakan itu :D .

Misi dari adukan berikutnya adalah menangkap chashu yang menjadi topping dari ramen ini. Potongan chashu yang lumayan besar kurang lebih 8-10cm dalam diameternya menggoda dengan centil. Warnanya putih dengan lapisan lemak tipis transparan, Coba digigit, Empuk! Tidak ada alot sama sekali, sepertinya sih ini prime pork ya. Rasa dagingnya juga benar benar enak, masih memilki rasa manis daging yang segar. Anung Like This! :D

Selain chashu, topping lainnya adalah daun bawang dan nori (rumput laut). Sederhana, tapi membuat kita fokus kepada ramen utamanya ;)

Sanpachi Tonkotsu Ramen

Sanpachi Tonkotsu Ramen

Menu berikutnya yang muncul adalah sang “Tonkotsu Ramen“, Kalau Jigoku Ramen tadi memiliki rasa yang kuat, lain 180 derajat dengan tonkotsu ini. Kuah yang dihirup memiliki rasa kaldu ayam yang meresap, namun cenderung ngambang dan malu malu dalam menggoyang lidah. Enak, tapi bukan favorit saya. Isinya lumayan hampir mirip dengan jigoku, ada chashu juga sebagai topping nya.

IMHO, Tonkotsu ini menurut saya cocok buat orang yang demen dengan rasa ramen yang tidak melonjak lonjak dan dimakan dengan dihirup tenang tenang. hehehe..

sanpachi-gyoza

Sanpachi Gyoza

For the side order, “Gyoza Panggang” and “Gyoza Goreng”, ini isinya adalah potongan daging dan bawang dibungkus adonan terigu. Pertama coba yang goreng dulu, Rasanya, boleh lah! begitu digigit uda terasa aroma bawang putih dan juga daging yang empuk. Kulit nya garing dan digoreng dengan sempurna, ga terlalu gosong. Tapi overall rasanya masi mirip dengan gyoza di restoran fast food jepang.

Kemudian cobain yang panggang, dari teksturnya saja uda keliatan sih bedanya. Ada rona gosong di kulit gyoza ini, dan pas digigit, hawa khas bakaran menyeruak langsung. Lah.. ini baru unik dan enak :D . Walaupun isinya adalah sama saja dengan yang goreng, tapi karena penyajiannya di panggang gitu membuat gyoza ini memiliki rasa yang lebih unik dan menggoda.

sanpachi-green-tea-ice-cream

Sanpachi Green Tea Ice Cream

Perut kenyang dan panas :D ,cocoknya diademin pake “Green Tea Ice Cream”. Menurut wejangan dari teman teman yang pernah makan di sini juga, semua bilang “Harus coba es krim nya ya Nung!“, Ok.. Pasti kudengarkan.

Ice Cream datang di gelas mungil, dengan 3 scoop kecil berwarna hijau daun. Tampilannya cenderung biasa saja, tanpa hiasan. Sempat ragu sejenak, tapi buru buru hilangkan pikiran itu dan Slreepp.. 1 suapan green tea ice cream ini sukses membuat saya merasa berdosa sempat meremehkannya!

Best Green Tea Ice Cream, I said. Rasa green teanya bukan cuma esens doang. Benar benar medog kalo kata orang Jowo. Serasa makan daun yang dibekuin malah hehehe.. *in a good way of course!*. Anung Like This! :D

1 portion divided for two is definetly ga cukup! “Waitress! One more green tea ice cream please!!!:D

Abis menghabiskan ke dua green tea ice cream ini, Tiba tiba ada yang kasih kita dessert Jelly! Wuih.. Air minum gratis, Jelly gratis.. bener bener sadar market nih namanya, Orang Indo kan paling demen gretongan ya! hahahaha…

Finally said, Ramen Sanpachi 38. The Best Ramen in Jakarta! Anung Like This! :D

Little Update:

I’ve visited Ramen Sanpachi Wahid Hasyim yesterday and tried to order different menus, here it is:

Sanpachi Shoyu Ramen

Sanpachi Shoyu Ramen

Sanpachi Shoyu Ramen, Berisi kuah bening yang memiliki kecenderungan rasa asin beraroma soy sauce, dengan topping rebung, bayam, chashu dan irisan daun bawang. Oh ya, 1 note. Di picture itu I added 3 slices of chashu for Rp. 15.000, the original version is with only 1 slice ;)

sanpachi-mapo-men

Sanpachi Mapo Men

Sanpachi Mapo Men, Dengan kuah yang kental dan tahu putih yang lembut memiliki sensasi rasa oriental. Dari seluruh ramen sanpachi yang ada, Ini yang paling memiliki tekstur creamy.  :) .

Sanpachi Buta Shogayaki

Sanpachi Buta Shogayaki

Oh ya, I found a new great side order! Buta Shogayaki! This one is really good. Irisan pork yang greasy disiram dengan saus manis asin kental yang kaya rasa. Diberi taburan sea-weed dan kol untuk penyeimbang yang segar dan cantik. Anung Like This! :D

Damage Cost:
- Jigoku Ramen: 45.000
- Tonkotsu Ramen: 45.000
- Gyoza: 20.000++ [Sorry I forgot]
- Green Tea Ice Cream 15.000+- [Same, forgot this one too]
- Buta Shogayaki: 30.000++ [blurry memory :P ]

Anung Says:
- Comeback: Yes, Definetly
- Must order cuisine: Jigoku Ramen, Buta Shogayaki, Green Tea Ice Cream.
- The best is still at Kamome Building, the rest still can not compete.. :(

Location:
- Gedung Kamome, Jln Melawai raya
- Jln Pondok Indah Raya
- FX Mall
- Mall Artha Gading
- Pacific Place
- Jln Wahid Hasyim
- Cikarang, Seberang East Jakarta Industrial Park
- Surabaya Town Square

Review is valid as of: 19 July 2009 [hehe.. mana tau futurenya berubah :P ]

Website: www.ramen38.com

Anung Like This! :D

24 Responses to “Ramen Sanpachi”

  1. Im3th says:

    Nung, lo buat gw jadi kelaparan ney hahahha, seru tuh Nung kayanya ramen dan ice creamnya, ntar ah kalo ke Jkt, serbuuuuu

  2. Anung Waskito says:

    Off course seru dan nikmat dong, Kalo ke Jakarta, let’s go to there :D

  3. arman says:

    wuiii kayaknya pedes banget! :P

  4. Anung Waskito says:

    Ada level nya om, :)

    Kalo yang level 0, ga pedes2 amat koq hehehe.. Tapi kadar enak itu cuma mentok di level 5. lebih dari itu.. rasa cabe doang :P

    Kapan balik indo?? :D

  5. epi says:

    anung laen kali kalo mo makan2 ajak gue ya, mo jd tukang poto nya doang kok huahahahahah

  6. Anung Waskito says:

    So I’m the model? ada rates and chargesnya loh.. :D

  7. Pucca says:

    wah..kalo anung loves it, pucca mestinya loves it to donks :D

  8. vinorange says:

    Nung, kabarnya paling enak yg di Kamome yaa? Gw baru nyoba yg di Artha sekali, itu siy buat gw udah enak… jd pengen nyoba yg di Kamome.. apalagi liat review u yg detil abis… hihihih :D

  9. Anung Waskito says:

    @pucca: we’re lovin it :p

    @vin: Correct tante! NEVER eat other place than that. Hehehe..

  10. pitshu says:

    padahal di MAG ada, di FX juga ada, tapi temen g yang tinggal di jelambar bela2in ke kamome hanya untuk ramen 38 hahaha…
    klo urusan tempat mungkin emang paling enak di kamome, apa lagi kalo duduk di meja yang menghadap para penyajinya hooo.. berasa di jipun beneran wakakakaka…
    nung kalo ke kamome pas weekend calling2 donk, deket tinggal nyusul hahaha

  11. zee says:

    weeeeewwwwww keliatannya sedap bener.
    itu es krim green tea rasanya gimana?
    saya pernah coba yg haagen dazs, anehhhhh :D

  12. Miss K says:

    wahhhhhh review loe TOBBBB abiess nung !!!!
    muchhhhh better than review2 yg pernah gw baca !!!
    lengkap selengkap2 nyahhh !!!
    toBBBB 4 thumbs up !!!

    sering2 yah nung !!!

    bookmarked ur site already !!

    *(^_^)*

  13. Anung Waskito says:

    @pitshu: Hahaha.. Emang ya, di tempat lain, rasanya juga agak beda loh.

    @zee: Rasanya.. bener2 green tea! paling medog dibanding yang lain :p

    @miss K: Wuhuww.. Thanks cie.. ;)

  14. naki says:

    nung yang jigoku ramen itu , dibanding sama super xtra hotnya gokana teppan , pedesan yang mana ?

  15. Anung says:

    JAUH lebih pedas dari pada gokana. btw, gokana today = suks.. cobain yang ini jen! :D

  16. Angel says:

    Yg ada di artha toh mie nya. Itu kuah nya merah bgt. menggiurkan deh :) ) Sama ajien ramen gimana nung?

  17. Anung Waskito says:

    betull! dia ada cabang di artha gading juga ngel… tapi cobain di kamome nya langsung deh. Jauhhh!

    Ajisen.. beda jenis sih dia, enaknya beda hehehe..

  18. luvly says:

    Hiiii, buat ogud yang penyuka pedes, commentnya : i dun like diz!
    Pantesan berasa familiar waktu baca judul postingan ini … i’ve tried dis before. Kalo comment ogut : mahal dan pedes doangan. Apa emang ogut bukan ramen lover kali yaa???

    level 3 udah cukup bikin bibir jontor + perut kembung karena air bergelas2 … padahal kalo makan rawit, bisa sampe sekantong juga anteng tuh Nung :p

    Penasaran liat foto org2 yang makan sampe level 30an yaah, ck ck ck, gimana perutnya ya Nung?? Apa gag kebakaran tuuuh??!!!

  19. Anung Waskito says:

    Emang tante.. premium price.. tapi mungkin selera juga yak, soalnya setelah anung kelilingan cari ramen, baru yang ini nih yg berasanya lebih otentik. Satu lagi yg worth to try mungkin di Taichan.

    mungkin tante coba aja yang lainnya, kalau jigoku memang kenceng banget rasa pedes dia wkwkwk..

    Anung baru coba sampai level 7 apa 9 ya lupa.. Uda rasa nya cabe only, perut panas, tapi lidah masih nagih.. minum biasa cuma 2-3 gelas aja pas di akhir =))..

  20. Angel says:

    waktu itu ke kamome guw makan di okonomi dining en, nung. sebrang 38. cobain deh. tpi harga ya siap2 lah … bawa banyak duit :P byk yg pesen monjaki disana.

    lunch ini gw mo nyobain yg di artha. hahaha. jadi ngiler gara2 liat punya lo :P

  21. Anung Waskito says:

    Oh iya okonomi dining, tiap mau masuk, ragu dan ga berani, jadi urung terus dah wakaka..

  22. [...] bener bener tidak ada rasa lain di kuahnya! semua rasa kalah! Kalau dibandingin sama jigokunya sanpachi kayanya ini uda level belasan apa dua puluhan kali [...]

  23. Will says:

    mauuuuuuuuuuuuuu :(
    kenapa gw gatel2 abis makan ini yah…? tapi tetep aja… pengen lagiiiiii~ :’(

  24. Naomi says:

    Very detailed report! Keep the good work!
    As for the Ramen, I live in Singapore and I can’t find any Ramen place as good as Ramen 38. Can’t find noodles like thiers.

Leave a Reply

VIDEO

TAG CLOUD

Sponsors

About Me

Male 20-Something IT Instructor Extrovert Consultant Geeks Love-to-laugh Freelancer Programmer Food-lover System-Analyst Learning-maniac Student Designer

Twitter

    Photos