
Website
Website? Do we really know what is it? Banyak banget yang nanya kepada saya mengenai hal ini.
Hmm.. Let me put aside my “Salesman” point of view first and get on the academical point of view. After all, sharing knowledge is a power kan? hehehe..
Based on my experience on handling various clients requests and needs, Kebanyakan orang masih bingung mengenai apa itu website? kebanyakan hanya mengerti, “Saya mau dibuatkan dot com dong”. Can’t blame them, kebanyakan penjelasan di internet itu teknikal banget.
Bahkan di website yang “jualan” website juga cuma tulis sekadarnya dengan bahasa teknis yang agak susah dimengerti. *wondering, kenapa ga sekalian aja jualan tulisnya: DISINI ADA SEDIA WEBSITE, PRES PROM THE OPEN =))*
Ok, let’s start our simple little non-technical explanation. Semoga aja bisa menolong anda mengetahui apa saja tentang website itu sebelum membelinya, Please.. by all means.. please.. give me a correction if any of my explanation is wrong.
Website itu apa sih?
Paling gampang buat tahu website itu apa adalah dengan contoh. Yak.. congrats! you’ve seen it. Website itu ya seperti yang anda sedang lihat sekarang. Halaman yang berisi informasi, bisa ada tulisan, gambar, video (lihat di sebelah kanan deh) atau pun animasi animasi interaktif.
Website itu gunanya apa sih?
Information. Itu tujuan utama sebuah website. Website adalah media untuk menaruh informasi yang kita miliki di internet. Fungsi lain turunan dari website bisa macam-macam tergantung spesialisasinya. Contoh buat jualan (webshop / online shop), Buat diary (blog), Atau bisa juga buat interaksi (forum).
Apa bedanya website statis dan dinamis?
Kalau website statis intinya adalah: “What you buy is what you get, Period”
Statis, tidak berubah, tidak bisa digonta ganti, stuck, desain hanya itu, tidak bisa tambah isinya (content). Website jenis ini kalau mau diupdate, harus kontak dengan yang bikin. Sebenernya sih bisa juga kita utak atik sendiri, tapi effortnya ga sebanding.
Biar kata tidak bisa diapa-apain tapi website jenis ini termasuk yang paling aman (secure) karena tidak macam macam isi dan pemrogramannya, Juga sangat cocok buat yang hanya ingin “Asal Eksis”
.
Biasanya jenis website ini digunakan untuk company profile, online biodata, yang isi informasinya tetap, tidak berubah dari waktu ke waktu dan tidak ada data yang baru baru.
Kalau website dinamis, the point is: “Yang kita beli adalah mesin utama nya, informasi yang ada, kita tambahkan terus. Informasi yang sudah ada, bisa kita ganti juga kalau sudah tidak valid”
Kalau membuat website dinamis, Anda bebas sepenuhnya dalam menggonta ganti isi (content) di dalam website tersebut. Tambahkan berita baru, tambahkan produk baru, ganti yang lama, dan sebagainya. Tapi mengenai apa yang bisa digonta ganti tergantung kesepakatan dengan sang “penjual”. Normalnya yang pasti harus bisa digonta ganti adalah isi-nya baik berita, profil, dsb. Yang jarang bisa digonta ganti adalah tampilan / layout.
Kelemahan website dinamis, Maintenance cost lebih tinggi, kalau kita sudah memutuskan menggunakan website dinamis, siapkanlah investment tambahan untuk itu. Diusahakan minimal ada 1 orang webmaster sebagai yang bertanggung jawab terhadap isi website tersebut. Kelemahan lainnya adalah lebih vulnerable dibandingkan yang statis (tingkat keamanan lebih rentan).
Which one is better? Static or dynamic?
Bandingkan, sebuah website yang isinya sama terus selama 1 tahun, hanya berisi profil dan informasi dasar, beberapa line-up produk, atau sebuah website yang menampilkan berita terkini, dengan rentetan produk yang selalu update beserta detailnya, dilengkapi juga dengan sarana interaksi antara sang pemilik website dan pengunjungnya? Your call..
In my opinion, kita harus buat website itu semenarik mungkin, selalu update dan memiliki fitur yang membuat orang datang kembali, dan semua itu hanya ada di website dynamic.
Ok, I get it. Sekarang, resource apa yang saya butuhkan untuk membuat website?
Website itu terdiri dari beberapa komponen:
- Hosting
Kita harus menyewa tempat untuk menaruh file file website kita, baik halaman, gambar, video atau lagu. Ada 2 jenis hosting shared dan dedicated. Bedanya hanya kalo shared itu 1 server disewa beramai ramai, sedangkan kalau dedicated, 1 server hanya jadi milik kita sendiri. Buat yang baru mulai Shared hosting dong
. - Domain
Domain name lebih lengkapnya. Adalah sebuah nama panggilan untuk menunjuk ke halaman website kita yang ditaruh di server hosting. Bila anda tidak menggunakan domain name, maka untuk memanggil website anda harus dengan nama yang panjang dan ga masuk akal seperti misalnya http://202.152.0.2/webanda.htm. Kalau kita pakai domain name, kita bisa publish nama website kita dengan normal, misalnya saya dengan www.anungwaskito.com. - Engine
Untuk membangun website ada 2 alternatif. Menggunakan engine yang sudah ada dan tinggal melakukan kustomisasi, atau buat dari nol. Tergantung pada konsultan yang anda gunakan, masing masing ada perbedaan harga nya sendiri. Tapi perlu diingat kalau kita menggunakan engine yang umum, pastinya lebih banyak orang yang menguasainya dan menghilangkan ketergantungan anda terhadap sang konsultan *waduh… salah nih kasi tau yang ini, bisa jadi ga laku dong ain? wkwkwk..* - Design
Design ini kembali lagi kepada anda, apakah membutuhkan yang benar benar unique dan disesuaikan dengan kemauan anda, Atau perlu menekan budget dan menggunakan yang gratisan? Plus minus ya, kalau design eksklusif tentu lebih memuaskan, apa yang kita mau pasti bisa diwujudkan. But don’t forget the extra additional cost.
Perlu diingat, diantara 4 komponen ini, untuk hosting dan domain itu dibayarkan per tahun. Disarankan untuk membayar domain untuk 2 atau 3 tahun sekaligus biar tidak kelupaan.
Apa itu maksudnya domain name .com / .co.id / .net?
Bahasa teknisnya, top level domain. Tapi intinya aja, biasanya:
- .com untuk company, tapi bisa juga untuk macam macam sih. ga harus company
- .net untuk komunitas, sama juga, bisa macam-macam
- .org untuk organisasi
- .co.id untuk company yang indonesia based, harus memiliki SIUP untuk mendapatkannya.
Bagusnya yang mana? bagusnya adalah beli semua. Misalnya anungwaskito.com, anungwaskito .net, dan anungwaskito.org.
Tapi yang penting untuk dibeli adalah .com karena merupakan domain yang paling populer.
Apa maksudnya di hosting itu ada disk space, ada bandwidth?
Disk space menandakan jumlah maksimal file yang bisa anda taruh di server tersebut. Rata rata untuk website awal, 100mb – 200mb sudah lebih cukup (1 file gambar rata rata berukuran 50kb / 0.05mb)
Bandwidth itu menandakan jumlah transfer data yang boleh dilakukan website tersebut. 2-4gb bandwidth biasanya sudah cukup. Misalnya dengan bandwidth 2gb dan halaman awal anungwaskito.com ini berukuran 100kb maka artinya dalam sebulan dimungkinkan ada 2gb / 100kb = 20.000 page view.
- 1gb (gigabyte) = 1024 mb (megabyte)
- 1mb (megabyte) = 1024 kb (kilobyte)
- 1kb(kilobyte) = 1024 byte
Seperti apa sih domain yang baik itu?
Hanya berisi karakter huruf, contoh anungwaskito.com *halah promosi banget! :p*
Angka masih bisa ditolerir kalau memang merupakan bagian dari nama yang anda inginkan. Misalnya ramen38.com.
Jangan gunakan tanda “-” (dash) atau “_” (underscore). Bayangkan, bagiamana cara menyebut yang enak untuk anung-waskito.com misalnya, anung setrip waskito dot com? atau anung minus waskito dot com? atau….. anung kurang waskito dot com? *halah ngaco*
Jangan juga yang susah disebut. Coba deh baca ini keras keras pakai suara ya: www.dongdotdong.com bwakakakka.. Beneran dibaca ya? belibet kan? =))
Huruf besar dan huruf kecil sama saja. Tidak ada bedanya.
Next, jangan lupa borong semua extension yang ada.
Saya juga perlu email eksklusif jadi ada @perusahaansaya.com gitu
Jangan mau dikenakan extra charge untuk pembuatan per account email ini. Karena pembuatan email address ini adalah sudah include dalam pembayaran hosting anda.*shit.. berkurang lagi pemasukan saya karena statement ini wakakak.. *
Tapi jangan lupa, untuk setiap email address yang anda miliki anda butuh space hosting yang lebih besar. Rata rata space per email address dibutuhkan 10mb. Jadi kalau anda mau punya 10 email address, siapkan 100mb extra. Hm.. to much? Jangan khawatir, tidak perlu benar benar sampai 100mb. Sebenarnya cukup 80% nya saja atau 80mb. Why? karena sangat jarang kemungkinannya kalau sampai ke 10 email anda full semua.
Sip, Semua teknis sudah dimengerti, Gimana dengan konsultan?
Konsultan ada 2 pastinya, Programmer dan Designer. Programmer bertugas untuk membuat kerangka website seperti yang anda inginkan dan Designer itu bertugas untuk tampilan dan layoutnya.
Rate mereka hampir sama, tapi malah kadang designer memiliki rate lebih tinggi. Why? It’s art..
Maintenance itu perlu gak?
Harus! Jangan mau kalau ga ada maintenance / beli putus. 1 tahun pertama itu harus dengan rawatan sang pembuat. Mobil saja ada istilah inreyen kan?
Cobain seluruh fitur yang ada jangan ada yang ketinggalan. Kalau masih ada error langsung minta betulkan!
Tapi perlu diperhatikan disini, maintenance itu bukan berarti boleh ganti fungsi lho
. Apalagi ganti design, maintenance hanya untuk menjamin bahwa website yang anda gunakan itu selalu berfungsi sesuai apa yang disepakati di depan.
Berapa yang harus disiapkan untuk sebuah website?
Tergantung sekali dengan kebutuhannya. Ga ada guidelines pasti. Tapi jujur aja, untuk Domain + Hosting saja sudah sekitar USD 50-an sendiri. Untuk konsultannya, yah, Kira kira pembuatan website memakan waktu 10 – 15 hari kerja. Bisa dihitung kira kira gaji staff IT sebulan itu berapa, coba di pro-rate dengan 10-15 hari kerja dikalikan dengan jumlah konsultannya. Sisanya, tolong juga dihitung biaya internet yang kami keluarkan plus ongkos bensin kita ketemuan dan voila, anda berhasil dapat harga modal nya
.
NB: Kalo uda dapat harga modal, dengan tidak mengurangi rasa hormat, mohon ditambahkan komponen “untung” ya.. masa kita jual modal wkwkwk..
Murahan di sebelah deh kayanya, Domain + Hosting di mereka gratis?
Please be a smart buyer! Di pertanyaan sebelumnya udah saya jelaskan harga modal kita kan?
Bisa aja sih kita gratisin itu domain + hosting, tapi fee consultant jadi lebih gede? sama aja kan?
My Final Conclusion: Biar gampang! Anggaplah website itu adalah sebuah rumah. Tanah dimana rumah berdiri itu adalah Hosting, Alamat yang anda dapatkan untuk rumah itu adalah domain name. Engine adalah pondasi dan kerangka rumah anda. Design, tampilan rumah anda, cat-nya, hiasan-nya. Programmer itu sang insinyur yang bagian rancang dan hitung hitung rumahnya. Designer, sang arsitek!
-Anung Waskito-
Jika ada yang mau ditanyakan, feel free to drop a question! and I will answer it by updating this post again.


hmm berarti total2 mahal juga ya nung.. hehehe
Hahaha.. mahal atau murah, itu relatif om..
Buat yang perlu.. ya segitu mah murah..
Buat yang ga perllu.. buang buang uang..
Dah lama tak berkunjung ke blog Anung, sekarang jadi tambah keren…
Posting info hosting java yang murah dunk Nung…susah carinya..hahaha
Hi liv. haha.. hosting java ya.. waduh harusnya oliv nih yang sharing..
yg bikin susah dari bikin website itu desainnya yah
@brilie: bukan susah sih, tapi effort nya memang ebih besar design. Tapi kalo websitenya bersifat fungsional, effortnya ya besaran di programmer